Sep 26, 2017
Menjadi Ibu
Sep 17, 2017
Bedtime Talk
Kemarin malam, as usual aku dan Luthfi ngobrol sebelum tidur. Tapi yang kemarin kita ngobrol sedikit "berat" topiknya, ada hal yang aku diskusikan dengan Luthfi, melihat sudut pandangnya sebagai laki-laki, mengenai salah satu teman baik kita yang sedang memiliki masalah rumah tangga.
Diakhir pembicaraan, kita berdua mengucap syukur, alhamdulillah kami berdua diberikan nikmat dan rezeki oleh Allah untuk saling mencintai dan dicintai hingga saat ini. Pernikahan kita memang masih kecil umurnya, baru 2 tahun tapi kita sangat bersyukur bahwa kita menikah dengan satu sama lain. Dengan apapun yang kita lalui, kita dapatkan selama pernikahan ini. Dan kita berdoa bersama-sama semoga pernikahan kita sampai nanti kita berdua meninggal & bertemu kembali di Jannah-Nya.
Setelah bedtime talk dengan Luthfi, rasanya hati ini penuh sekali. Penuh karena kayaknya aku ga perlu apa-apa lagi; I am happy with my life. Diperjalanan kami menikah memang ga selalu lurus aja atau naik terus tapi ada turunnya. Cuma aku bersyukur sekali kita berdua bisa terus ingat untuk bersyukur atas apa yang kita miliki, menguatkan satu sama lain. Tapi yang membuat kita selalu ingat untuk bersyukur sebenarnya setelah keberadaan Ahza di hidup kita. He simply made our life happier. Dan kita berdua masih jauhhhh sekali perjalanannya in syaa Allah dalam menjadi pasangan suami istri dan orang tua. Semoga Allah selalu menjaga dan memudahkan jalan kami sekeluarga, aamiin :)
Sep 12, 2017
#1
Kadang yang tadinya pengen ngeluh ini itu begitu nulis kok yang ditulis jadinya bukan keluhan, tapi pelajaran-pelajaran yang aku ambil dari keluhan-keluhan tersebut. Jadinya malah jadi reminder untuk bersyukur terus atas apa yang Allah kasih ke aku.
Dan itu hanya berawal dari sebuah notebook dan pulpen :)